Skip to main content

Next Case: Century Gate


Setelah kasus Bibit-Chandra yg mendominasi hampir semua media komunikasi di Indonesia, sekarang bergeser ke kasus Century Gate.. Kalau dulu yg jadi bulan-bulanan media massa adalah Mantan Kabareskim Susno Duadji, sekarang yg menjadi sasaran adalah Ibu Menkeu Sri Mulyani, dan Bapak Wapres Budiono..
Dengan sekejap media telah menmukan karakter baru yg dijadikan icon untuk kasus Bank yg telah berubah nama menjadi Bank Mutiara ini. Belum lagi tokoh-tokoh masyarakat yg ramai-ramai mendengungkan agar Bpk Budiono dan Bu Sri Mulyani mundur semakin memanaskan wajan yg sebelumnya sudah sangat panas. Too Early to judge menurutku. :(
Memang dana talangan senilai 6,7 T (IDR) sangat menggugah hati kecil masyarakat. Ketika media mem-blow-up nya, orang awam-pun bertanya, ada apa gerangan. Duit sebesar itu mau dikemanakan? Saat itulah media mulai menyuntikkan gagasan-gagasan mereka secara bertubi-tubi. Masyarakat yg kebanyakan tidak terlalu mengerti detil kasus Century ini mau tidak mau menerima apa adanya injeksi ini sebagai makanan mereka. Termasuk saya. Apalagi yang kurang mengerti masalah ekonomi.. Langsung terima aja deh..
Berbagai tokoh ekonomi silih berganti mengeluarkan pendapat yg kebanyakan menyalahkan Bank Indonesia dan KSSK. Semua ini ditayangkan secara gamblang di Media.. Dan terhitung Senin kemaren, bola panas mulai kembali digulirkan. DPR telah menyiapkan hak Angket untuk menelusuri Kasus Century ini. Semuanya dimulai dari penyerahan hasil Audit BPK 23/11/2009.
So, bagaimana ujung dari kisah ini? Kita tunggu saja. Kalo memang ada yang harus diproses secara hukum, mari kita percayakan ke mekanisme hukum yang ada. Bapak Presiden SBY sudah mengeluarkan instruksi untuk mengusut kasus ini sampai tuntas. Mari kita dukung. Tapi alangkah baiknya dengan tidak melemparkan opini yang semakin memperkeruh suasana, apalagi sekedar opini tanpa dilandasi data yg akurat. Bisa kritis, tapi tetap memperhatikan norma-norma yang ada.
Khususnya saya terganggu dengan adanya pernyataan, "Kita akan punya Wapres Baru Oktober 2010".. Emangnya segampang itu ya??? Cuma bisa senyum aja deh...
(Note: Gambar dicomot tanpa ijin dr http://thejakartaglobe.com)

Comments

Popular posts from this blog

[resend] Apalah arti sebuah nama

"Apalah arti sebuah nama." Kita pasti sudah terbiasa dengan ungkapan tersebut. Ga usah perduli mau di kasi nama X, Y, Z, Q dll. karena nama pada umumnya tidak menggambarkan manusianya. Tapi kebanyakan orangtua berharap kelak masa depan si buah hati sesuai dengan nama yang mereka berikan yang belakangan dicantumkan di akte kelahiran. Iseng-iseng gw berburu di Google, sekedar pengen tahu aja, ada ga yang punya nama yang sama dengan gw dan sekalian cari artinya di bahasa yang lain. Sebelumnya let me introduce myself, nama Gw yang tertulis di "Akte kelahiran": BONATUA PARULIAN LUMBAN TOBING. Berasal dari bahasa "BATAK", terang aja, Gw terlahir dari keluarga Batak. Dua kata terakhir adalah nama keluarga (marga). But one for sure, banyak pertanyaan yang muncul waktu kenalan dengan Gw. Pertanyaan-pertanyaan yang berhasil Gw rangkum, kira-kira sepert ini: Nama kamu ada artinya ga?
(Ya pastilah, semua nama punya arti entah apapun itu.) Siapa sih yang ngasi nama…

888 - Mitos angka 8

Apa yang istimewa dengan 888? Banyak yang bilang kalo ini adalah angka sempurna walaupun sebenarnya semua angka itu bagus juga sih. Bahkan Olimpiade Beijing dipaksakan untuk dimulai hari ini 8 Agustus 2008 (08-08-08), jam 08:08:08. Pokoknya serba 8 deh. Satu yang pasti, dukung terus kontingen Indonesia untuk meraih prestasi terbaik...
Banyak juga pasangan yang memilih untuk melangsungkan pernikahannya hari ini karena menganggap hari ini adalah hari yang istimewa sama dengan 666,777, dan tahun depan 999. Ada juga nih temanku yang berencana melagsungkan pernikahannya hari ini, tapi kok gak kedengaran kabarnya ya :)

Arabic٨AmharicBengaliChinese numeral八,捌DevanāgarīHebrewח (Het)KhmerThai
Dalam tradisi Tionghoa, angka 8 merupakan pertanda rejeki nomplok. Sedangkan di Jepang angka 8 merupakan pertanda keberuntungan (apa ini ada hubungannya dengan event spektakuler di kantorku hari ini ya? secara kami kan kantor yang ala Jepang gitu..). Tapi kalo menurut primbon Indonesia angka 8 justru pu…

Komentator Vs Pemain Sepak Bola

Pemain sepak bola: BI, Menkeu, KSSK, LPS Komentator : Pakar Ekonomi, Pengamat, Anggota DPR (Pansus)
Perhelatan sepakbola rasanya kurang lengkap tanpa hadirnya komentator. Berbagai pujian, kritikan, dan solusi banyak dilontarkan sang komentator selama jalanya pertandingan. Peluang yg harusnya mudahlah, tendangan yang harusnya gampanganlah, mental yang kurang siaplah, mention it. Biasanya tak satupun pemain yang berhasil lolos dari kritikan sang komentator. Bahkan wasit dan penonton juga tidak luput dari ocehan sang komentator. Dengan gaya berbicara yang meyakinkan kita berhasil digiring sesuai dengan "fakta-fakta" yang dilontarkan. Untuk sesaat kita akan setuju dengan hampir semua apa yang disampaikan sang komentator. Namun kehadiran komentator kedua yang mempunyai pandangan yang bersebrangan dengan "fakta-fakta" yang disampaikan komentator pertama membuat orang yang mendengarkan menjadi bingung. Kedua orang ini sama-sama bergelar "pakar", tapi kok pendapatn…