Pilpres 2009-2014 sudah di depan mata, 8 hari lagi. Kampanye para Capres sudah semakin panas. Tapi untungnya bola panas itu belum bergulir ke masyarakat. Hanya mereka-mereka aja para politikus yang kelihatannya gerah dengan tindak-tanduk lawannya. Perang antar tim sukses sudah menjadi tontonan biasa di TV. Tapi kali ini masyarakat sudah semakin cerdas. Tak mudah terpancing dengan segala isu-isu yang dikeluarkan para elit politik untuk meraih kemenangan di pilpres kali ini. Saling somasi, melaporkan dan sindir-menyindir sudah menjadi hal yang lumrah. Tapi bok ya agak sedikit cerdas dong. Jangan sembarangan melemparkan isu-isu yang sudah ketinggalan zaman, misalnya nih isu yang berbau SARA termasuk isu jilbab-lah, istri Boediono yg Kristen lah, sampai pernyataan Ruhut ttng etnis Arab yg diperdebatkan sampai ke ujung dunia. Cape deh....
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, KPU mengadakan Debat Capres & Cawapres yg disiarkan secara langsung di berbagai TV Swasta (Kok Malah di TVRI gak ada ya?..). Setelah 2 kali Debat Capres dan 1 kali debat Cawapres, ternyata dapat disimpulkan bahwa debat pemilihan ketua OSIS SMP dan SMA masih lebih berbobot. Tidak kelihatan debatnya ada di sebelah mana. kaya nonton wayang aja...
Terus siapa Capres Pilihanku..?
"Pilihan Partai boleh berbeda, Presiden tetap SBY". Begitulah sepenggal lyric dari jinggle iklan SBY-Boediono yg diadapatasi dari iklan Indomie. Belakangan iklan ini banyak diprotes karena tidak kreatif, bahkan JK pesaing SBY menganggap iklan ini terkesan mempromosikan produk tropika yg semuanya diimport.. Apa hubungannya ya..?
Mengapa tidak Megawati-Prabowo?
Megawati sudah pernah memimpin Indonesia selama 4 tahun. Banyak capaian yg ditorehkan sang Ibu ini. Tapi kelihatannya hal ini belum cukup bagi masyarakt Indonesia. Hal ini sangat terlihat jelas dengan kekalahannya di pilpres 2004 yg memenangkan SBY-JK untuk periode 2004-2009. Masyarakat tidak cukup puas.. Biarpun banyak yg mengatakan SBY menanga karena mendapat Simpati dari masyarakat setelah SBY memposisikan diri sebagai orang yg terzolimi di Kabinet Ibu Mega.. :)
Selain itu ada sentimen pribadi sih dengan Megawati dan PDI Perjuangannya... Mulai dari mekanisme partai yg masih terkesan monarki dan otoriter... sampai dengan jualannya yg tak berubah dari jaman dulu sampai sekarang.. Sembako murahlah, lapangan kerjalah, dll yg jelas-jelas semuanya itu sudah masuk kategori janji yg basi untuk diriku....
Kalo Prabowo sih masih mending... tapi mau gimana lagi, segudang prestasi Prabowo tertutupi dengan ketidaksukaanku dengan Mbak Mega dan PDI-P-nya... :)
Mengapa tidak JK-Wiranto?
Banyak yg bilang kalo keberhasilan ekonomi Indonesia saat ini adalah berkat perjuangan JK. Anggaplah itu betul, tapi tidak mungkin dijalankan sendiri tanpa dukungan dari semua anggota kabinet. Dengan slogannya "Lebih Cepat Lebih Baik" Jk seolah-olah menjanjikan kepemimpinan yg lebih baik, cepat dan tegas dari bos-nya sekarang Pak SBY karena banyak yg bilang kalo SBY itu lamban dalam mengambil keputusan AKA peragu..
Sebenarnya banyak kelebihan JK, tapi menurutku wibawanya sebagai seorang pemimpin agak kurang. Tapi sebenarnya sih gak masalah. Bisa ketutupanlah ama wibawa wakilnya Pak Wiranto. Tapi tetap aja aku gak akan memilih JK. Belakangan ini dia sering mengkritik pemerintahan SBY, kinerja Kabinet, dll. Sebenarnya gak salah sih dan memang hal yg tepat untuk dilakukan. Tapi pertanyaanku adalah, mengapa setelah pemilu legislatif kemaren JK / GOLKAR MASIH MENAWARKAN DIRI UNTUK JADI CAWAPRES SBY? Kan terjadi tawar menawar tuh antara tim SBY dan tim dari Golkar. Dan ternyata SBY menolak jika JK kembali menjadi cawapres-nya.... :(
Akhirnya jadilah JK mendeklarasikan diri sebagai Capres dari partai Golkar... Kok gak langsung aja ya? Gak perlu tawar menawar dengan partai Demokrat segala.... Ini satu blunder dr Golkar dan Pak JK yg membuat aku ilfil...
Mengapa SBY?
- Pertumbuhan Ekonomi bagus
Ada yg bilang itu hanya data buatan badan statistik saja. La emang negara kita punya BPS. Emang ntar kalo Mega ato JK jadi presiden BPS ini bakal dibubarin toh? :)
- Stabilitas Pertahanan dan Keamanan Nasional baik (so far so good lah)
- Realisasi Anggaran Pendidikan 20% tercapai (thanks to DPR juga)
- Pemberantasan Korupsi sangat gencar (thanks to KPK)
- Ekonomi Kreatif berkembang pesat (thanks atas dukungan dari pemerintah)
- Indonesia masuk G20...
- Gaji PNS naik... (Test PNS juga dah makin bersih aja. secara dulu banyak korupsi-nya)
- E-Government berkembang dengan baik, peringkatnya lumayanlah...
Apa kekurangan SBY selama ini?
- Terlalu banyak kompromi dengan partai politik koalisinya. Walapun belakangan banyak koalisinya yg mendua.. Harusnya selama itu benar, hajar bleh.... Asal disosialisasikan dengan teman2 koalisi, pasti ada kata sepakat lah...
- Kelihatannya sih agak kurang senang dikritik. Menerima sih, tapi raut wajahnya agak kurang gitu loh kalo menerima kritikan....
- Apa lagi ya?? :D
So tunggu tgl 8 Juli 2009... "SBY dari dan bagi Indonesia...."
LANJUTKAN!!!!
Read More......